Penjelasan Budi Daya Dalam Pertanian

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

29 Februari 2024, 15.19

Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/soybean-growth-control-male-hand-touching-2132950641

Dalam konteks pertanian, budi daya merujuk pada kegiatan terencana dalam merawat sumber daya hayati di suatu lahan agar dapat menghasilkan panen yang bermanfaat. Ini merupakan bagian inti dari usaha tani, di mana usaha ini dianggap sebagai "usaha yang memberikan hasil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Budi daya tanaman melibatkan penggunaan lahan atau media lainnya untuk menumbuhkan tanaman dan menghasilkan bagian tanaman yang memiliki nilai ekonomi, seperti biji, buah, daun, dan lainnya. Kegiatan ini juga dikenal sebagai bercocok tanam jika dilakukan di tanah. Termasuk dalam kategori ini adalah tanaman laut dan beberapa jenis fungi yang menghasilkan jamur.

Sementara itu, budi daya hewan melibatkan pembesaran hewan muda atau bibit dalam jangka waktu tertentu untuk dijual, dimanfaatkan dagingnya, diambil telurnya, atau diperah susunya. Proses pengolahan produk hewan ini biasanya bukan bagian dari budi daya itu sendiri, tetapi masih dianggap sebagai bagian dari rantai usaha tani ternak. Budi daya hewan dibagi menjadi peternakan dan budi daya perikanan.

Menurut regulasi di Indonesia, budi daya hewan peliharaan adalah usaha yang dilakukan secara berkelanjutan di suatu tempat untuk hewan peliharaan dan produknya. Sementara pembudidayaan ikan adalah kegiatan memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan terkontrol. Selain itu, ada juga hewan yang melakukan budi daya, seperti beberapa jenis semut dan rayap yang memelihara fungi atau kutu daun sebagai sumber pakan.


Disadur dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Budi_daya