Pangkas Biaya Logistik di KEK Gresik JIIPE, Pengelola Terapkan Cara Ini

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil

03 Maret 2022, 19.02

Konstruksi pabrik PT Nippon Indosari Corpindo Tbk di area Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.(AKR Corporindo)

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik JIIPE di Jawa Timur adalah soal tingginya biaya logistik.

Tingginya biaya logistik ini kerap menjadi penghambat bagi para investor untuk berinvestasi di sebuah tempat. Terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan.

Dalam acara Kompas Talk dengan tema “Peran & Tantangan KEK Mendorong Ekspor,” Kamis, (16/9/2021), Presiden Direktur PT AKR Corporindo Haryanto Adikoesomo mengatakan beberapa cara telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

Sebagai informasi, KEK Gresik JIIPE dikembangkan oleh PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) yang merupakan join venture antara PT AKR Corporindo Tbk. dan PT Pelindo III (Persero).

Menurut Haryanto, pengelola ingin menjawab tantangan bagaimana menjadikan Indonesia sebagai industrial power house di dunia. Karena itu, masalah tingginya biaya logistik harus dipangkas.

“Untuk atasi biaya logistik yang tinggi, kami mendirikan JIIPE yang terintegrasi dengan pelabuhan laut. Lokasi JIIPE Gresik berada di mulut Selat Madura sehingga kami bisa mendapatkan pelabuhan alam laut dalam dengan biaya yang kompetitif,” ujar Haryanto.

“Bersama dengan pemerintah dan PT KAI, kamu sedang mempelajari untuk menyambung rel kereta api dari JIIPE ke Dudu Sampaean atau dengan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” tegasnya.

Dengan tiga moda transportasi yakni keratea api, pelabuhan laut dalam maupun jalan tol maka biaya logistik bisa diturunkan Terlebih ada dukungan dari Bandara Juanda yang merupakan bandara internasional sehingga bisa menurunkan biaya logistik bila memerlukan pengiriman lewat udara.

Sumber Artikel: kompaas.com

Artikel lainnya