Mengenal Apa Itu Perancangan proses kimia

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

19 Maret 2024, 12.44

kompas.com

Perancangan proses kimia 

Desain proses kimia adalah proses merancang proses untuk mencapai perubahan fisik dan/atau kimia. Desain proses memegang peranan penting dalam teknik kimia. Kegiatan ini dianggap sebagai puncak dari teknik kimia, menggabungkan semua aspek yang dipelajari dalam unit ini.

Proses desain dapat berupa merancang fasilitas baru, memodifikasi/memperluas bangunan yang sudah ada. Desain proses dimulai dengan fase konseptual dan diakhiri dengan pembuatan dan konfigurasi produk desain.Desain proses berbeda dengan desain mekanis. Meskipun desain mekanis adalah desain satu unit operasi, desain proses melibatkan banyak unit operasi.

Dokumentasi

Dokumentasi pada perancangan proses kimia berguna untuk mengkomunikasikan ide dan rencana kepada insinyur lain yang terlibat dalam proses perancangan, kepada agen luar, vendor peralatan, dan kontraktor. Untuk meningkatkan detail, dokumen perancangan proses meliputi:

Tentunya. Diagram alir blok adalah representasi sederhana yang menggunakan persegi panjang dan garis untuk menggambarkan aliran massa dan energi dalam suatu proses. Sedangkan diagram alir proses (PFD's) lebih kompleks dengan mencakup unit operasi utama dan jalur aliran yang lebih rinci, serta data neraca massa dan kadang-kadang neraca energi, laju alir, komposisi, tekanan, dan suhu aliran. Sementara itu, diagram instrumentasi dan perpipaan (P&ID's) menampilkan setiap pipa dalam proses beserta bahan pipa, ukuran pipa, dan lokasi instrumen pengendalian. P&ID's juga memberikan rincian tentang pengaturan dan lokasi instrumen yang digunakan dalam mengendalikan proses. Spesifikasi, di sisi lain, memberikan keterangan lengkap tentang semua alat utama proses, mencakup detail spesifikasi teknis yang diperlukan untuk memahami dan mengoperasikan proses secara efisien.Pekerjaan desainer proses meliputi pula penulisan manual operasi awal proses (start-up), pengoperasian, dan akhir proses (shut-down).

Konsiderasi Perancangan

Perancangan proses memiliki tujuan dan batasan.

Tujuan 

  • Laju alir proses
  • Perolehan Kimia
  • Kemurnian produk

Batasan meliputi:

  • Modal awal
  • Ruang yang tersedia
  • Pertimbangan keselamatan
  • Pertimbangan dampak terhadap lingkungan
  • Limbah proses
  • Biaya operasi

Faktor lain yang juga dapat menjadi bahan pertimbangan menyangkut:

  • Kehandalan
  • Fleksibilitas
  • Kemungkinan terjadinya perubahan terhadap bahan baku dan produk (ketersediaan, harga, ataupun tuntutan pasar).

Sumber informasi perancangan

Desainer tidak memulai desain dari awal. Hal ini terutama berlaku jika proyek yang Anda kerjakan sangat kompleks. Insinyur desain sering kali memperoleh data dari pabrik percontohan atau pabrik yang beroperasi penuh. Sumber data lain mungkin mencakup masukan dari pemegang lisensi proses, temuan laboratorium, data ilmiah, dan pemasok.

Bantuan komputer

Kemajuan teknologi komputer telah memfasilitasi proses komputer atau simulasi proses yang diperlukan untuk desain proses. Hasil simulasi mengidentifikasi kelemahan desain dan memungkinkan desainer memilih komponen terbaik.Namun, insinyur perencanaan masih mengandalkan heuristik, intuisi, dan pengalaman dalam proses perencanaan. Merancang proses yang kompleks membutuhkan kreativitas.

Disadur dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Perancangan_proses_kimia