Mengenal Apa itu Pengendalian Proses

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

19 Maret 2024, 12.33

Contoh sistem kontrol dari reaktor tangki berpengaduk

Pengendalian Proses

Pengendalian adalah bidang rekayasa yang mencakup metode dan algoritma untuk mengendalikan keluaran proses hingga hasil yang diinginkan. Misalnya, suhu reaktor kimia harus dikontrol untuk mempertahankan hasil produk yang konstan. Kontrol digunakan dalam industri untuk menjaga konsistensi dalam produk yang diproduksi secara massal, seperti proses dalam minyak bumi, kertas, bahan kimia, pembangkit listrik, dll. Pengendalian proses berfokus pada otomatisasi sehingga lebih sedikit orang yang diperlukan untuk mengelola tugas-tugas kompleks.

Misalnya, sistem pengatur suhu ruangan menjaga suhu ruangan tetap konstan (misalnya 20°C). Dalam hal ini suhu disebut variabel pengendali. Suhu juga merupakan variabel masukan, karena diukur dengan termometer dan digunakan untuk menentukan kerja pengontrol (apakah ruangan berpendingin atau tidak). Suhu yang diinginkan (20 °C) adalah titik acuan. Jenis pendinginan (misalnya, jumlah udara pendingin yang dialirkan) merupakan variabel yang harus dikontrol dan oleh karena itu dianggap sebagai variabel yang dimanipulasi.

Perangkat kendali yang paling umum digunakan adalah pengontrol logika yang dapat diprogram (PLC). Perangkat ini digunakan untuk membaca masukan analog dan digital, melakukan serangkaian operasi logis, dan menghasilkan serangkaian keluaran analog dan digital. Untuk sistem kendali suhu, suhu sekitar merupakan masukan ke PLC. Termostat logika membandingkan pengaturan dengan nilai suhu masukan dan menentukan apakah diperlukan pendinginan tambahan atau lebih sedikit untuk mempertahankan suhu. Output PLC menambah atau mengurangi aliran udara pendingin sesuai kebutuhan. Untuk sistem kendali yang kompleks, sistem kendali yang lebih kompleks daripada PLC dapat digunakan. Contoh sistem ini adalah sistem kendali terdistribusi (DCS) atau sistem SCADA.

Tipe Proses

Dalam praktiknya, sistem pengendalian proses dapat dikarakteristikkan dalam bentuk:

Disktrit : Ditemukan dalam aplikasi manufaktur dan manufaktur. Alat bantu robotik, yang biasa digunakan di bidang teknik, dapat diprogram dengan kontrol individual. Sebagian besar proses manufaktur terspesialisasi melibatkan produksi bagian-bagian individual suatu produk, seperti fabrikasi logam..

Partaian: Aplikasi tertentu memerlukan bahan mentah terpisah untuk digabungkan dengan cara tertentu dari waktu ke waktu untuk menghasilkan produk sampingan atau produk akhir. Misalnya, produksi bahan perekat dan perekat seringkali membutuhkan bahan baku yang masuk ke reaktor pemanas dalam jangka waktu yang lama. Contoh lainnya adalah makanan dan obat-obatan. Pemrosesan batch biasanya dilakukan untuk menghasilkan produk dalam volume kecil dan menengah.

Kontinu: Proses produksi terus berjalan tanpa gangguan. Kontrol berkelanjutan terhadap suhu air dalam jaket pemanas adalah contoh kontrol proses berkelanjutan. Contoh proses berkelanjutan adalah produksi bahan bakar. Operasi berkelanjutan dalam proses produksi digunakan untuk menghasilkan produk dalam jumlah besar.

Disadur dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Pengendalian_proses