Mengenal Apa Itu Penawaran

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

08 Maret 2024, 08.54

Ilustrasi : Pixabay

Penawaran

Dalam ilmu ekonomi, penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang dapat diproduksi dan diberikan oleh produsen kepada konsumen pada tingkat harga tertentu dalam jangka waktu tertentu. Penawaran dipengaruhi oleh banyak faktor. Hal ini mencakup harga produk, tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar, harga bahan baku, serta ekspektasi, anggaran, atau perkiraan.

Di antara hal-hal di atas, harga produk dianggap paling penting dan dijadikan bahan acuan analisis penawaran. Harganya sama dengan jumlah penawaran. Ketika harga sedang tinggi, produsen berlomba-lomba menjual produknya untuk menambah pasokan. Sementara itu, ketika harga turun, produsen menunda penjualan atau menyimpan produk di gudang sehingga mengurangi pasokan.

Ciri-ciri teknis berkaitan dengan jumlah produksi suatu barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen. Seiring kemajuan teknologi, produk diproduksi lebih cepat dan ketersediaannya lebih luas.

Biaya barang lainnya, termasuk biaya bahan baku, dapat mempengaruhi pengiriman. Semakin mahal bahan bakunya, semakin mahal pula harga produknya. Namun secara umum kenaikan harga bahan baku akan menurunkan keuntungan yang diperoleh produsen sehingga produsen menurunkan tingkat produksi dan tingkat pasokan.

Hukum Penawaran

Hukum penawaran menggambarkan hubungan langsung antara jumlah barang yang ditawarkan dan tingkat harga. Jadi aturan umumnya adalah sebagai berikut:

"Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.”

Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

Faktor-faktor yang Memengaruhi Penawaran

Pengiriman dan produksi berkaitan erat. Faktor-faktor yang mendorong atau menghambat produksi dapat mempengaruhi pasokan. Aplikasi yang relevan meliputi:

  • Harga barang itu sendiri
    • Ketika harga barang yang ditawarkan meningkat, jumlah barang yang ditawarkan juga meningkat. Sebaliknya, jika harga barang yang ditawarkan menurun, maka kuantitas yang ditawarkan konsumen juga menurun. Misalnya sabun mandi harganya Rp. Mulai dari 1.500,00 hingga Rp. Kenaikan menjadi 2.000,00 juga menambah jumlah sabun mandi yang disediakan pelanggan.
  • Harga barang pengganti
    • Jika harga suatu barang substitusi naik, konsumen akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Pemasar berharap pelanggan akan beralih dari produk substitusi ke produk lain yang ditawarkan karena lebih murah. Misalnya, ketika harga kopi naik, maka harga penggantinya, yaitu teh, turun, sehingga konsumen membeli lebih banyak teh.
  • Biaya produksi
    • Biaya produksi mengacu pada biaya-biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti pembelian bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya penunjang bahan. Ketika biaya produksi meningkat, biaya produk yang dihasilkan juga meningkat. Akibatnya, produsen akhirnya merilis produknya dalam jumlah terbatas. Sebab, produsen tidak ingin terjangkit penyakit. Sebaliknya jika biaya produksi turun maka output produsen akan meningkat. Jadi pasokannya juga meningkat.
  • Kemajuan teknologi
    • Kemajuan teknologi akan berdampak besar terhadap besar kecilnya produk yang dikirimkan. Hadirnya teknologi baru semakin memudahkan produsen dalam memproduksi barang dan jasa. Selain itu, mesin-mesin baru ini mengurangi biaya produksi dan memudahkan produsen menjual produknya dalam jumlah besar. Misalnya biaya yang dikeluarkan perusahaan Manis untuk memproduksi 1 kg gula pasir adalah Rp 4.000,00. Harga jualnya Rp 7.500,00/kg. Namun dengan menggunakan mesin yang lebih baru, Manis Company dapat menekan biaya produksi sebesar Rp3.000,00. Harga jual per kg Rp 7.500,00/kg. Dengan cara ini, perusahaan Manis bisa memproduksi gula susu lebih banyak.
  • Pajak
    • Pajak, atau peraturan pemerintah terhadap produk, memiliki dampak yang signifikan terhadap tinggi dan rendahnya harga. Ketika harga suatu barang naik, maka permintaannya turun, sehingga penawarannya juga turun.
  • Perkiraan harga pada masa depan
    • Ekspektasi harga di masa depan berdampak besar pada ukuran pesanan Anda. Jika suatu perusahaan memutuskan bahwa harga barang dan jasa akan naik sementara pendapatan masyarakat tetap, maka perusahaan akan mengurangi jumlah barang dan jasa yang disediakan. Misalnya, saat krisis ekonomi, harga barang dan jasa meningkat sementara pendapatan tetap stabil. Akibatnya, perusahaan mengurangi jumlah barang dan jasa yang diproduksi karena takut tidak laku.

Jenis-jenis Penawaran

Ekspektasi harga di masa depan berdampak besar pada ukuran pesanan Anda. Jika suatu perusahaan memutuskan bahwa harga barang dan jasa akan naik sementara pendapatan masyarakat tetap, maka perusahaan akan mengurangi jumlah barang dan jasa yang disediakan. Misalnya, saat krisis ekonomi, harga barang dan jasa meningkat sementara pendapatan tetap stabil. Akibatnya, perusahaan mengurangi jumlah barang dan jasa yang diproduksi karena takut tidak laku.

Disadur dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Penawaran