Mengenal Apa Itu Desain Proses

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

19 Maret 2024, 12.32

Sumber : posi.id

Desain Proses

Desain Proses adalah suatu aspek penting dalam ilmu kimia, yang mempengaruhi pilihan dan urutan unit pengolahan untuk mencapai transformasi fisik dan kimiawi yang diinginkan dari bahan-bahan. Process design merupakan bagian penting dari ilmu kimia, dan dapat diterangkan sebagai "kepala" dari bidang tersebut, yang menggabungkan semua komponen dari bidang ilmu kimia. Process design dapat merupakan desain dari fasilitas baru atau modifikasi dan ekspansi dari fasilitas yang sudah ada. Proses ini dimulai pada tingkat konsep dan berakhir dalam bentuk rancangan pembuatan dan konstruksi

Process design berfungsi sebagai langkah awal dalam pengembangan sistem produksi, berbeda dengan desain peralatan yang lebih fokus pada spesifikasi teknis peralatan individu. Dalam proses desain, banyak operasi unit diintegrasikan dengan tujuan menciptakan proses yang efisien dan terkoordinasi. Dokumentasi process design berperan penting dalam menetapkan rancangan secara keseluruhan dan memastikan semua komponen sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Melalui dokumentasi ini, ide dan rancangan dapat dikomunikasikan dengan jelas kepada para engineer dan ahli lain yang terlibat dalam proses pengembangan.

Setelah fasilitas proses selesai dibangun, dokumentasi tersebut menjadi rujukan kunci bagi operator untuk memahami secara detail operasi dari sistem yang telah dibangun. Dokumentasi ini membantu mengklarifikasi prosedur-prosedur operasional yang harus diikuti oleh karyawan, memastikan bahwa proses berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Selain itu, dokumentasi ini juga dapat berfungsi sebagai dasar untuk perawatan dan perbaikan di masa mendatang, memastikan kelancaran operasi jangka panjang dari fasilitas tersebut.

Secara keseluruhan, dokumentasi process design tidak hanya berperan dalam fase perancangan awal, tetapi juga memainkan peran penting dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem produksi secara keseluruhan. Dengan memberikan panduan yang jelas dan rinci, dokumentasi ini menjadi instrumen vital dalam menjaga kinerja dan efisiensi proses di seluruh siklus hidup fasilitas proses.

Proses desain umumnya dimulai dengan penulisan manual operasi yang mendetail, yang membantu dalam memulai, menjalankan, dan menghentikan proses yang telah direncanakan. Selain itu, para desainer juga bertanggung jawab untuk mengembangkan rancangan kejadian dan proyeksi operasi proses terhadap lingkungan. Dokumentasi yang dihasilkan dari proses ini merupakan pedoman penting bagi karyawan operasional setelah fasilitas proses dibangun, memungkinkan mereka untuk merujuk pada prosedur-prosedur yang telah ditetapkan. Bahkan setelah pembangunan selesai, dokumentasi tersebut tetap berharga ketika modifikasi pada fasilitas perlu dilakukan.

Proses pembuatan dokumentasi desain ini biasanya melibatkan alur kerja yang disebut flowsheeting. Dalam tahap ini, para desainer mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk pilihan teknologi dan kombinasi unit industri yang paling sesuai untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Flowsheeting memainkan peran penting dalam menetapkan parameter operasional, aliran material, dan sumber daya yang dibutuhkan, sehingga membantu menciptakan struktur dasar dari proses yang akan diimplementasikan. Dengan memperhitungkan berbagai aspek ini secara terperinci, desainer dapat menghasilkan dokumentasi yang komprehensif dan berguna bagi pelaksanaan dan pemeliharaan proses di masa mendatang.

Disadur dari : https://en.wikipedia.org/wiki/Process_design