Mengenal Apa Itu Bencana Part 2

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

04 Maret 2024, 10.59

Gambar: Medium

Bencana

Bencana adalah serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh faktor alam, alam, atau ulah manusia yang mengancam atau merusak kehidupan manusia, menyebabkan kematian manusia, atau kerusakan akibat lingkungan, material, dan psikologis. Bencana diucapkan Bencana dalam bahasa Inggris, gabungan dari kata Latin dis dan astro/aster. Artinya buruk atau buruk, dan aster artinya bintang. Kecelakaan berarti penyimpangan dari jalur suatu bintang, atau dapat diartikan sebagai “peristiwa yang disebabkan oleh konfigurasi bintang (bintang) yang buruk”. Referensi lain menggambarkannya sebagai "bencana yang disebabkan oleh posisi bintang dan planet yang tidak menguntungkan".

Asal Mula

Tragedi adalah bagian dari sejarah umat manusia. Manusia berjuang dan berjuang untuk terbebas dari kemalangan. Teknik mitigasi seperti mitigasi banjir, mitigasi kekeringan, dll lahir dari perjuangan ini. Praktik bantuan kekeringan di Mesir sudah berusia lebih dari 4.000 tahun. Konsep sistem peringatan dini bencana kelaparan dan persiapan melalui lumbung besar yang disediakan untuk tujuh tahun pertama yang berlimpah dan dimanfaatkan selama tujuh tahun kekeringan lahir pada tahun 2000 SM sebagaimana disebutkan dalam Kejadian QS Yusuf. Dan tulisan – tulisan Yahudi kuno.

Konsep

Konsep penanggulangan bencana, pencegahan kecelakaan dan wabah penyakit, diulang-ulang melalui simbol-simbol seperti pengorbanan, pengorbanan diri dan pengakuan dosa, meskipun sebenarnya tidak. Kebanyakan peringatan dini didasarkan pada ilmu perbintangan atau astrologi.

Respon Terhadap Bencana

Meskipun catatan sejarah sedikit, respon manusia terhadap keadaan darurat juga lambat, namun gempa bumi yang terjadi di Lisbon, Portugal pada tanggal 1 November 1755, menunjukkan bahwa respon pemerintah terbatas. Jumlah korban meninggal pasca kecelakaan mencapai lebih dari 20.000 orang. Total korban tewas mencapai 70.000 dari 275.000 jiwa.

Hingga satu dekade terakhir, para ahli bencana terus menggaungkan slogan kebebasan bencana atas tidak adanya ancaman terhadap lingkungan. Publikasi terbaru mengenai manajemen bencana telah mengidentifikasi adanya perubahan paradigma. Misalnya, masyarakat yang tinggal di Bangladesh dan Vietnam, khususnya di sepanjang Sungai Mekong, awalnya bermimpi hidup tanpa banjir, namun akhirnya memutuskan untuk tinggal bersama mereka.

Manajemen Bencana

Penanggulangan bencana adalah segala kegiatan yang melibatkan aspek perencanaan dan penanggulangan bencana sebelum, pada saat dan setelah bencana terjadi. Tujuan dari penanggulangan bencana adalah untuk mencegah penyakit, mengurangi kecelakaan, mengkomunikasikan risiko kepada masyarakat dan pihak berwenang, dan meminimalkan kerusakan pada infrastruktur, aset, dan aset ekonomi penting.

Manajemen bencana meliputi tahap-tahap sebagai berikut:

  • Sebelum bencana terjadi, meliputi langkah–langkah pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan
  • Pada waktu bencana sedang atau masih terjadi, meliputi langkah–langkah peringatan dini, penyelamatan, pengungsian dan pencarian korban
  • Sesudah terjadinya bencana, meliputi langkah penyantunan dan pelayanan, konsolidasi, rehabilitasi, pelayanan lanjut, penyembuhan, rekonstruksi dan pemukiman kembali penduduk

Disadur dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Bencana