Memahami Ragam Gas Alam dan Perbandingannya Untuk: LNG, LPG, dan CNG

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

23 Februari 2024, 10.07

Sumber: koran.tempo.co

Indonesia merupakan salah satu produsen gas alam terbesar di dunia, menempati peringkat ketiga di Asia-Pasifik setelah Australia dan Tiongkok. Gas bumi memainkan peran penting dalam sektor industri, pembangkit listrik, dan kebutuhan sehari-hari. Konsumsi gas alam di Indonesia diperkirakan meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk. SKK Migas menargetkan produksi minyak dan gas bumi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan domestik. Gas alam, yang terbentuk dari fosil tumbuhan dan hewan, diolah menjadi berbagai jenis bahan bakar, termasuk LNG dan CNG, untuk digunakan dalam industri dan transportasi. Industri gas Indonesia telah berkembang sejak tahun 1960an, dengan beberapa proyek besar sedang dibangun, dan cadangan gas alamnya diperkirakan sangat besar, terutama di Maluku dan Papua.

Berikut adalah perbedaan antara LNG, LPG, dan CNG, yang merupakan berbagai bentuk gas alam yang dapat ditemukan dan diolah di Indonesia:

1. LNG (Liquefied Natural Gas).

  • LNG adalah bentuk gas alam yang diubah menjadi cairan dengan menurunkan suhunya menjadi -163 derajat Celsius pada tekanan atmosferis.
  • Biasanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif karena memiliki sifat khusus seperti tidak berbau, tidak korosif, tidak mudah terbakar, dan tidak beracun.
  • Kemudahan penyimpanan dan transportasi adalah keunggulan utamanya.
  • Meski memiliki kelebihan, penggunaan LNG memerlukan infrastruktur yang kompleks.

2. LPG (Liquefied Petroleum Gas).

  • LPG adalah bentuk gas alam yang paling populer dan banyak digunakan dalam masyarakat, terutama sebagai bahan bakar untuk memasak dan isi korek api.
  • Terdiri dari propana dan butana.
  • Diproduksi melalui proses penyulingan minyak bumi atau kondensasi gas bumi dalam kilang pengolahan gas alam.
  • Disimpan dalam tangki bertekanan dan lebih mudah terbakar serta meledak jika terjadi kebocoran atau paparan panas ekstrem.

3. CNG (Compressed Natural Gas).

  • CNG adalah jenis gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi sehingga volumenya menjadi lebih kecil, sekitar 1/250 dari volume gas pada keadaan standar.
  • Dikompresi untuk memungkinkan jumlah pengangkutannya lebih banyak dan transportasi yang efisien.
  • Tidak berbau dan tidak korosif, namun membutuhkan ruang penyimpanan yang luas dengan tekanan yang sangat tinggi.
  • Banyak dimanfaatkan untuk keperluan industri gas dan pengangkutan CNG dilakukan menggunakan trailer dengan fasilitas pengiriman, transportasi, dan penerimaan.

 

Disadur dari: https://koran.tempo.co/read/ekonomi-dan-bisnis/482478/mengenal-jenis-jenis-gas-alam