KJN Yakin Bisnis Pengiriman dan Logistik Masih Menjanjikan

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

07 Maret 2024, 07.55

Ilustrasi Paket

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri transportasi dan dunia usaha diyakini akan terus menghirup udara segar. Keyakinan tersebut diungkapkan Sunarto, Ketua Pelaksana Krida Network Nusantara (KJN). Dia menjelaskan, pendapatan perseroan masih didominasi oleh segmen B2B di berbagai industri, antara lain perbankan, asuransi, telekomunikasi, FandB, kesehatan, fashion, dan komponen. Kegiatan ini terdiri dari rangkaian mil pertama, mil tengah, dan mil akhir. Memasuki kuartal III-2021, kinerja perseroan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 58,42% atau Rp2,66 miliar, dari Rp4,55 miliar pada kuartal II menjadi Rp7,21 miliar pada kuartal III.

“Saat ini pada triwulan III 2021 kerugian perseroan bertambah. Pada triwulan III rugi usaha meningkat 111,53% atau Rp1,29 miliar dari rugi usaha pada triwulan II Rp1,16 miliar. Rp2,4 miliar pada kuartal ketiga. Bisnisnya rugi sekitar $40 juta,” ujarnya pada pameran publik 2021 yang digelar di Jakarta, Kamis (16/12).

Namun menurutnya, dibandingkan kuartal III 2020, perseroan berhasil menekan kerugian sebesar 9,81%, yakni dari rugi usaha Rp 2,71 miliar pada kuartal III 2020 menjadi rugi usaha Rp 2,71 miliar. 2,4 miliar rupee."Berdasarkan perkembangan saat ini, perseroan yakin pendapatannya bisa tumbuh sebesar 47,21% pada kuartal IV-2021," ujarnya.

Menurutnya, meski kinerja keuangan buruk, perseroan yakin akan tetap mampu bertahan di sektor transportasi dengan baik di masa depan. Hal ini mencerminkan penekanan pemerintah pada pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol, pelabuhan, dan koneksi bandara. Temuan serupa juga ditemukan dalam beberapa analisis yang dilakukan lembaga penelitian terhadap prospek industri jasa pelayaran.

“Kami sedang mempersiapkan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan perusahaan untuk menghadapi tantangan dan persaingan serta meningkatkan penjualan dan hasil yang baik. Pertama, keberagaman produk yang ditawarkan di sektor penyimpanan dan logistik (layanan di hari yang sama dan pengangkutan.) Kedua, mengembangkan layanan angkutan truk terbaik untuk satu setengah mil pertama,” ujarnya.

Lanjutnya, ketiga, pengembangan layanan penyimpanan, keempat, pengembangan jaringan distribusi berdasarkan tujuan bersama, dan kelima, partisipasi sektor komersial dalam jejaring sosial dan e-commerce. Jajaran direksinya adalah Chief Financial Officer dan Direktur Korporat KJN. Bersama sekretarisnya Farida Sulistyorini, ia mengatakan ke depan perusahaan akan lebih baik jika didukung oleh semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham..

Disadur dari : republika.co.id