Jababeka Mendirikan Silicon Valley Terbesar di Indonesia

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

05 Maret 2024, 10.34

Sumber: Bisnis-Afifah Rahmah Nurdifa.

PT Jababeka Infrastructure, sebuah anak perusahaan dari PT Jababeka Tbk (KIJA), bekerja sama dengan lembaga riset inovasi dan perusahaan modal ventura untuk mewujudkan proyek "Next Silicon Valley" di Indonesia. Hari ini, Kamis (21 Juli 2022), dalam acara "Road to Jababeka Silicon Valley", pengembang yang berupaya mengembangkan kota mandiri akan segera membuka kompleks teknologi seluas 60 hektar, yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia, pada bulan Juli. Kompleks perkantoran dasar dijadwalkan akan dibuka. PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indogen (Pimpinan Umum PT Intan), dan BISA.AI (PT Visa Artificial Indonesia).

Chief Executive Officer Jababeka Infrastructure, Tjahjadi Rahulja, menyatakan bahwa proyek tersebut merupakan wujud nyata partisipasi pengembang dalam mencanangkan program pemerintah dalam pengembangan Kawasan Industri 4.0 dan Society 5.0. "Kami mendukung proyek konsep Silicon Valley dengan membangunnya di Amerika Serikat, tempat berkumpulnya perusahaan teknologi dan profesional." "Bagi kami, itu adalah pemerintah dan komunitas industri," kata Tjahjadi pada konferensi pers Jababeka Road to Silicon Valley di Batavia Tower, Kamis (21 Juli 2022). Tjahjadi mengajak BRIN, Indogen Capital, dan BISA.AI untuk mengambil langkah strategis dalam memfasilitasi para pelaku industri untuk bersatu dalam lingkungan yang melek teknologi, kreatif, dan kolaboratif. 

Selain itu, Direktur Infrastruktur Jababeka, Agung Wikakusono, meyakini kerja sama dengan keempat lembaga tersebut akan mampu menghasilkan solusi dan proyek inovatif bagi masyarakat karena dilandasi oleh satu visi yang sama. "Salah satu langkah yang kami lakukan adalah kerja sama dengan BRIN," ujarnya, "Ini semacam insentif bagi para startup dan perusahaan di wilayah Jababeka untuk menciptakan inovasi-inovasi baru berdasarkan riset dan data," ujarnya. 

Sementara itu, dengan menggandeng Indogen sebagai perusahaan modal ventura, mereka akan bekerja sama dengan startup Indonesia untuk mendukung industri manufaktur. Selanjutnya, mereka berkolaborasi dengan BISA.AI untuk menyelenggarakan hackathon guna menemukan inovasi pemecahan masalah melalui kompetisi dengan generasi muda.