Ini Lho Beda Jurusan Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Industri

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

15 Maret 2024, 15.36

Ilustrasi industri food and beverage (DOK. iSTOCKPHOTO)

Bagi mahasiswa yang tertarik melanjutkan pendidikan di bidang teknik, terdapat banyak pilihan jurusan di perguruan tinggi. Salah satu cabang ilmu teknik yang mungkin belum dikenal oleh beberapa mahasiswa adalah Manajemen Rekayasa Industri.

Namun, tahukah Anda bahwa terdapat perbedaan mendasar antara Manajemen Rekayasa Industri dan Teknik Industri. Ingin mengetahui apa perbedaan utama antara kedua jurusan ini?

Mari kita telusuri lebih lanjut. Berdasarkan informasi dari situs resmi Institut Teknologi Batam (Iteba), masih banyak orang yang belum mengerti perbedaan antara Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Industri. Jadi, apa sebenarnya perbedaan antara kedua jurusan ini?

Teknik industri

Teknik Industri atau Teknik Industri merupakan ilmu yang mempelajari proses-proses industri melalui ilmu mekanika, dan jurusan ini merupakan salah satu subdivisi atau cabang dari ilmu teknik. Penugasan pada mata kuliah ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai sektor manufaktur saja, namun juga fokus pada aspek operasional bisnis.

Namun Anda juga perlu mengetahui sistem operasi pabriknya. Jika Anda ingin memilih program teknik industri, Anda akan mempelajari psikologi industri, analisis biaya dan kesehatan dan keselamatan kerja, serta memperkuat pengetahuan Anda di bidang fisika, kimia, statistika dan matematika.

Prospek kerja jurusan ini juga sangat banyak, misalnya:

  • Quality Controller
  • Project Manager
  • Engineering Manager
  • Health and Safety Officer

Manajemen Rekayasa Industri

Manajemen teknik industri merupakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini adalah prinsip utama dimana teknik dan manajemen bekerja sama untuk menciptakan produk baru. Proyek besar ini berfokus pada desain dan pelanggan dari awal hingga akhir produksi.

Unit industri memerlukan kerjasama antara teknik dan manajemen. Hal ini dikarenakan mahasiswa manajemen teknik industri tidak hanya bekerja sebagai teknisi tetapi juga bekerja sebagai manajer proyek. Prospek karir untuk jurusan Manajemen Teknik Industri tidaklah bagus, sehingga Anda dapat meniti karir di bidang berikut:

  • Analyst Production.
  • Manager Produk Industri.
  • Cost Control Industri.

Beda Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Industri

Awalnya, kedua pemilik itu berada di rumah yang sama. Namun, kedua departemen tersebut kini dipisahkan karena mempertimbangkan kebutuhan pelanggan. Walaupun kedua disiplin ilmu tersebut berkaitan dengan sistem di lingkungan industri, namun metode Manajemen Teknik dan Teknik Industri berbeda.

Desain industri berfokus pada proses produksi dan manajemen, serta siklus hidup produk. Teknik industri biasanya mempelajari bagaimana menjalankan suatu perusahaan manufaktur, namun manajemen teknik industri berfokus pada tahap perencanaan sebelum memasuki industri. Ilmu yang diberikan pada departemen ini berfokus pada riset pasar dan pengembangan produk yang relevan dengan konsumen.Hal ini bertujuan agar produk dapat diterima dengan baik oleh konsumen.

Terakhir, desain industri berfokus pada orientasi produk dan perluasan area produk dengan dukungan ilmu-ilmu lain, sedangkan Departemen Teknologi Industri mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan perencanaan, pekerjaan dan pelayanan pelanggan. Inilah perbedaan antara jurusan bisnis dan jurusan bisnis. Jika Anda masih berpikir untuk memilih jurusan kuliah, semoga informasi ini membantu.

Disadur dari : kompas.com