Bahaya kimia Secara Singkat

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

01 Maret 2024, 08.55

Gambar luka bakar kimia (Wikipedia)

Bahaya Kimia

Bahaya kimia adalah jenis bahaya pekerjaan yang disebabkan oleh paparan bahan kimia di tempat kerja. Paparan bahan kimia di tempat kerja dapat menimbulkan dampak buruk jangka panjang yang serius. Ada banyak jenis bahan kimia berbahaya, antara lain neurotoksin, imunosupresan, bahan kimia dermatologis, karsinogen, racun reproduksi, bahan kimia beracun, bahan kimia asma, bahan kimia pneumokoniosis, dan bahan kimia sensitisasi. Risiko tersebut dapat terjadi pada tubuh dan/atau kesehatan. Mengetahui dan menggunakan APD merupakan hal yang penting, terutama di laboratorium, karena risiko yang terkait dengan bahan kimia bisa berbeda-beda.

Jenis Bahaya

  • Cairan seperti asam, pelarut terutama jika mereka tidak memiliki label
  • uap dan asap
  • bahan yang mudah terbakar

Zat dapat berubah wujud fisiknya bergantung pada suhu dan tekanan. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi risiko kesehatan karena faktor-faktor ini dapat menentukan jalur potensial paparan bahan kimia. Misalnya zat gas terserap atau zat cair masuk ke dalam kulit.

Rute Paparan

  • menelan
  • terhirup (dari asap)
  • keracunan
  • ledakan

Simbol

Piktogram bahaya adalah jenis sistem pelabelan yang dapat memberi tahu orang-orang jika terdapat zat berbahaya. Tanda-tanda ini akan membantu mengidentifikasi apakah zat yang digunakan berbahaya atau berbahaya bagi lingkungan. Tanda ini unik karena bentuknya seperti berlian dengan pinggiran berwarna merah. Gejala-gejala tersebut dapat dibagi menjadi:

  • Eksplosif (bom meledak)
  • Mudah terbakar (api)
  • Oksidator (api atas lingkaran)
  • Korosif (karat meja dan tangan)
  • Toksisitas akut (tengkorak dan tulang bersilang)
  • Berbahaya untuk lingkungan (pohon mati dan ikan)
  • Bahaya kesehatan/berbahaya untuk lapisan ozon (tanda seru)
  • Bahaya kesehatan serius (silang pada siluet manusia)
  • Gas bertekanan (tabung gas)

Gambar-gambar ini dibagi menjadi beberapa kelas dan kategori untuk setiap klasifikasi. Penyerapan setiap zat tergantung pada jenis dan kekuatannya.

Pertolongan Pertama

Ada baiknya Anda mengetahui teknik dasar pertolongan pertama untuk meminimalkan kerusakan dalam keadaan darurat. Meskipun tingkat kerusakan bervariasi tergantung pada jenis bahan kimia, sebagian besar sumber menyarankan bahwa yang terbaik adalah membilas kulit dan mata yang terkena dengan air setidaknya selama 15 hingga 20 menit. Saat ini tidak ada bukti bahwa waktu pembersihan cukup untuk zat seperti zat korosif karena efeknya yang berbeda. Namun waktu yang tepat untuk mencuci dengan air mengalir adalah:

  • 5 menit - tidak ada iritasi sampai iritasi ringan
  • 15 – 20 menit - iritasi sedang hingga parah dan bahan kimia yang menyebabkan toksisitas akut
  • 30 menit - paling korosif
  • 60 menit - basa kuat seperti natrium, kalium atau kalsium hidroksida

Segera bersihkan area tersebut. Selain itu, tergantung pada sifat cederanya, penting untuk membawa orang yang terkena dampak ke rumah sakit. Dalam hal ini korban harus diangkut sebelum masa pencucian, dan harus dimandikan selama pengangkutan. Beberapa produsen bahan kimia merekomendasikan jenis deterjen lain.

Disadur dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Bahaya_kimia