Apa Yang Dimaksud Dengan Rekayasa Biomedis

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

21 Maret 2024, 09.50

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:UltrasoundBPH.jpg

Bidang rekayasa biomedis, juga dikenal sebagai teknik biomedis, mengaplikasikan prinsip-prinsip teknik dalam konteks medis. Ini mencakup penggabungan keahlian desain dan pemecahan masalah insinyur dengan pengetahuan medis dan biologi, terutama dalam konteks diagnosis, pengawasan, dan terapi. Sebagaimana disebutkan, bidang ini baru dan merupakan hasil dari perpaduan antara ilmu teknik dan ilmu medis, yang umum terjadi dalam pengembangan disiplin ilmu yang baru. Aplikasi utama dari rekayasa biomedis mencakup pengembangan prostetik biokompatibel, peralatan medis seperti implan mikro, alat pencitraan seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Electroencephalogram (EEG), pertumbuhan jaringan regeneratif, obat-obatan farmasi, dan terapi biologis.

Subdisiplin dalam Teknik Biomedis

Teknik biomedis dapat dilihat dari dua perspektif: aplikasi medis dan teknis. Seorang insinyur biomedis perlu memahami kedua aspek tersebut. Sebagaimana dalam spesialisasi kedokteran lainnya, teknik biomedis memiliki beberapa sub-bidang yang berkaitan dengan berbagai bagian sistem tubuh manusia, terutama dalam anatomi dan fisiologi, seperti:

  • Teknologi Kardiovaskular: Meliputi obat-obatan, biologi, dan peralatan yang berkaitan dengan diagnosis dan terapi sistem kardiovaskular.

  • Teknologi Saraf: Meliputi obat-obatan, biologi, dan peralatan yang berkaitan dengan diagnosis dan terapi otak dan sistem saraf.

  • Teknologi Ortopedik: Meliputi obat-obatan, biologi, dan peralatan yang berkaitan dengan diagnosis dan terapi sistem tulang.

Pendekatan teknik biomedis juga dapat bervariasi berdasarkan jenis penyakit yang diatasi, seperti:

  • Teknologi Kanker: Meliputi obat-obatan, biologi, dan peralatan yang berkaitan dengan diagnosis dan terapi kanker.

Selain itu, terdapat sub-bidang teknik biomedis yang berkaitan dengan disiplin teknik lainnya, seperti:

  • Teknik Biomedis-Biokimia: Berbasis pada teknik kimia dan biasanya terkait dengan biokimia, teknik jaringan, biomaterial, dan biotransport.

  • Teknik Biomedis-Bioelektrik: Berbasis pada teknik listrik dan ilmu komputer, dan terkait dengan bioelektrik, teknik saraf, bioinstrumentasi, pencitraan biomedis, dan peralatan medis.

  • Teknik Biomedis-Biomekanika: Berbasis pada teknik mesin dan terkait dengan biomekanika, biotransport, peralatan medis, dan pemodelan sistem biologis.

Selain itu, sub-bidang teknik biomedis juga dapat diklasifikasikan berdasarkan produk yang dihasilkan, seperti:

  • Teknik Jaringan: Meliputi pengembangan organ buatan dan produk yang menggunakan material biologis.

  • Teknik Genetika: Meliputi manipulasi gen secara langsung dalam organisme.

  • Teknik Saraf: Menggunakan ilmu teknik untuk memahami dan meningkatkan kemampuan sistem saraf.

  • Teknik Farmasi: Kombinasi dari teknik biomedis dan teknik kimia dalam pengembangan produk farmasi.

  • Peralatan Medis: Termasuk pengembangan perangkat medis seperti pacemaker buatan, pompa infus, dan implant.

 

Disadur dari: id.wikipedia.org